Plus Minus Pasang Iklan di Media Sosial

Di dekade terakhir ini, dunia global menunjukan adanya pergeseran paradigma dari konvensional ke digital. Dimana semua orang mencari dan mengkonsumsi semua jenis informasi melalui online.

Ini terjadi karena perkembangan pesat internet dan teknologi semakin canggih. Dimana digital marketing memiliki peran sangat penting bagi sebuah perusahaan.

Nah pemasaran melalui digital menjadi salah satu cara terbaik menjangkau pelanggan lebih luas. Ada banyak alasan mengapa beriklan di media sosial penting di zaman sekarang. 

Apa saja pentingnya beriklan di media sosial akan Bonanza88 jabarkan untuk Anda.

  • Harga Relatif Terjangkau

Saat Anda beriklan di media sosial, Anda tidak akan mengeluarkan biasa lebih mahal ketimbang beriklan di media konvesional seperti koran, billboard dan semacamnya.

Seperti diketahui, beriklan di media konvensional bisa merogoh kocek mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Jumlah ini jauh dibawah iklan media sosial yang hanya puluhan ribu atau bahkan gratis tak berbayar.

  • Menghapus Jarak Geografis

Beriklan di media sosil juga memiliki keuntungan dari sisi jangkauan geografis. Dimna ini bisa menghapus jarak geografis sehingga bisa melebarkan sayap pemasaran produk Anda.

 Iklan di media sosial tak hanya menjangkau pelanggan dalam satu kota saja melainkan seluruh Indonesia karena dapat diakses melalui smartphone/komputer/laptop.

  • Terhubung 1×24 Jam

Bukan sebatas menghilangkan batas wilayah, beriklan di media sosial dapat juga mengaburkan batas sebuah waktu. Dengan begitu, iklan yang Anda pasang dapat dilihat 1×24 jam oleh target konsumen  Anda. 

Ini jelas berbeda dengan iklan konvensional dengan iklan konvensional. Pelanggan hanya sekedar melihat iklan sesekali waktu tertentu. Dengan beriklan media sosial, batas waktu ini akan hilang lantaran  bisa diakses 24 jam.

  • Lebih Tertarget 

Di sini, media sosial berperan dalam menayangkan iklan kepada siapa saja tak terkecuali mulai dari rentang usia, jenis kelamin, lokasi, interest. 

Dengan begitu, produk yang Anda iklankan akan tersampaikan dengan baik kepada orang-orang yang mempunyai ketertarikan kepada produk Anda. 

Contohnya, apabila produk Anda yakni produk olahraga. Dengan begitu,. Iklan Anda akan ditayangkan kepada pelanggan yang memiliki ketertarikan tersebut. 

Dengan begitu, iklan Anda akan bisa lebih tepat sasaran dan menarik calon konsumen untuk melakukan aktivitas pembelian produk. 

  • Meningkatkan Brand Awareness

Sudah menjadi rahasia umum apabila pengguna media sosial di Tanah Air terbilang tinggi. Semisal di Instagram, Facebook, Twitter hingga TikTok. 

Oleh karena itu, banyak oran tertarik beriklan di media sosial guna pemasaran produk agar  mendapatkan perhatian dari khalayak luas.

Pasalnya, iklan di media sosial dapat meraih jangkauan luas. Dengan begitu akan mendatangkan trafik tinggi dari pelanggan yang melihat iklan tersebut. 

Dengan kata lain, cakupan jangkauan yang luas akan dapat meningkatkan kesadaran merek atau brand awareness dari produk yang Anda iklankan.

  • Membangun Brand Loyalty

ketika Anda melibatkan publik di media sosial secara otomatis akan membangun sebuah koneksi dan hubungan dengan publik tersebut. 

Oleh karena itu, luangkanlah waktu memberikan informasi, bantuan dan hiburan yang bermanfaat kepada calon pelanggan.

Ini akan menimbalkan impresi baik kepada pelanggan bahwa Anda menghargai mereka. Dengan begitu, pelanggan akan menilai bisnis Anda sebagai entitas yang peduli terhadap mereka. 

Jelas ini akan membangun loyalitas pada diri mereka terhadap bisnis dan produk yang Anda buat.

Kekurangan Beriklan di Media Sosial

  • Anggapan Keliru

Maksudnya di sini adalah ketika Anda beriklan di media sosial maka hasilnya akan langsung terjual dengan cepat. Ternyata anggapan tersebut keliru.

Pasalnya, iklan media sosial pada dasarnya sebagai media promosi atau mengenalkan. Dimana banyak faktor penentu yang menjadikan sebuah iklan sebagai suatu penjualan.

  •   Iklan Gratis

Bagi pengiklan yang masih awam, seringkali memang lebih tertarik dengan bisnis kecil dan memanfaatkan iklan gratis. Tentu saja ini mengesampingkan pengembangan target pasar dengan skala besar.

  • Memaksa Pengguna Membuat Asumsi tentang Perusahaan Anda

lantaram sedikitnya konten yang ada di iklan media sosial, maka Anda hanya akan mengandalkan kunjungan ke situs website untuk sekedar mendapatkan pesan lengkap yang dikirim kepada konsumen. 

Dimana, konsumen pun harus melihat iklan Anda dan langkah selanjutnya membuat asumsi tentang siapa Anda dan juga proposisi nilai yang Anda tawarkan. 

Jelas ini menciptakan peluang besar terjadinya sesuatu yang tak diinginkan. Kondisi ini  bisa mendorong beberapa faktor yang telah ditargetkan menjauh dari bisnis dan malah beralih ke pihak pesaing.

Penulis : baims